Selamat Datang ... di blog MAYA SUSANTI .. jangan hanya berkunjung yahhh ... tambahkan komentarnya juga heheh :) TERIMA KASIH

Selasa, 29 November 2011

Franchising

Franchise

PENDAHULUAN

      Franchise adalah perikatan antara Pemberi Waralaba dengan Penerima Waralaba dimana Penerima Waralaba diberikan hak untuk menjalankan usaha dengan memanfaatkan dan/atau menggunakan hak kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki Pemberi Waralaba dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh Pemberi Waralaba dengan sejumlah kewajiban menyediakan dukungan konsultasi operasional yang berkesinambungan oleh Pemberi Waralaba kepada Penerima Waralaba. Franchise juga dapat dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumennya melalui tangan-tangan franchiseeKonsep waralaba (franchise) bukan merupakan konsep yang baru, bahkan merupakan suatu konsep bisnis yang cukup mempunyai sejarah yang panjang jauh ke belakang. Kata franchise diambil dari bahasa Perancis yang artinya kejujuran, bebas, kebebesan, untuk membebaskan (lihat definisi franchise).

 SEJARAH FRANCHISE

        Waralaba diperkenalkan pertama kali pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer,  pembuat mesin jahit Singer, ketika ingin meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya. Walaupun usahanya tersebut gagal, namun dialah yang pertama kali memperkenalkan format bisnis waralaba ini di AS. Kemudian, caranya ini diikuti oleh pewaralaba lain yang lebih sukses, John S Pemberton, pendiri Coca ColaNamun, menurut sumber lain, yang mengikuti Singer kemudian bukanlah Coca Cola, melainkan sebuah industri otomotif AS, General Motors Industry ditahun 1898. Contoh lain di AS ialah sebuah sistem telegraf, yang telah dioperasikan oleh berbagai perusahaan jalan kereta api, tetapi dikendalikan oleh Western Union serta persetujuan eksklusif antar pabrikan mobil dengan dealer. Waralaba saat ini lebih didominasi oleh waralaba rumah makan siap saji. Kecenderungan ini dimulai pada tahun 1919 ketika A&W Root Beer membuka restauran cepat sajinya. Pada tahun 1935, Howard Deering Johnson bekerjasama dengan Reginald Sprague untuk memonopoli usaha restauran modern. Gagasan mereka adalah membiarkan rekanan mereka untuk mandiri menggunakan nama yang sama, makanan, persediaan, logo dan bahkan membangun desain sebagai pertukaran dengan suatu pembayaran. Dalam perkembangannya, sistem bisnis ini mengalami berbagai penyempurnaan terutama di tahun l950-an yang kemudian dikenal menjadi waralaba sebagai format bisnis (business format) atau sering pula disebut sebagai waralaba generasi kedua. Perkembangan sistem waralaba yang demikian pesat terutama di negara asalnya, AS, menyebabkan waralaba digemari sebagai suatu sistem bisnis diberbagai bidang usaha, mencapai 35 persen dari keseluruhan usaha ritel yang ada di AS. Sedangkan di Inggris, berkembangnya waralaba dirintis oleh J. Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg, pada tahun 60-an. Bisnis waralaba tidak mengenal diskriminasi. Pemilik waralaba (franchisor) dalam menyeleksi calon mitra usahanya berpedoman pada keuntungan bersama, tidak berdasarkan SARA.
            Namun di Di Indonesia franchise dikenal sejak era 70-an ketika masuknya Shakey Pisa, KFC, Swensen dan Burger King. Perkembangannya terlihat sangat pesat dimulai sekitar 1995. Data Deperindag pada 1997 mencatat sekitar 259 perusahaan penerima franchise di Indonesia. Setelah itu, usaha franchise mengalami kemerosotan karena terjadi krisis moneter. Para penerima franchise asing terpaksa menutup usahanya karena nilai rupiah yang terperosok sangat dalam. Hingga 2000, franchise asing masih menunggu untuk masuk ke Indonesia. Hal itu disebabkan kondisi ekonomi dan politik yang belum stabil ditandai dengan perseteruan para elit politik. Barulah pada 2003, usaha franchise di tanah air mengalami perkembangan yang sangat pesat.

LATAR BELAKANG PADA FRANCHISING

            Pemilik usaha disebut franchisor atau seller, sedangkan pembeli “Hak Menjual” disebut franchisee. Para pengusaha adalah franchisee. Isi perjanjian adalah franchisor akan memberikan bantuan dalam memproduksi, operasional, manajemen dan kadangkala sampai masalah keuangan kepada franchisee. Luas bantuan berbeda tergantung pada policy dari franchisor.
Franchisee juga terikat dengan kewajiban keuangan kepada franchisor seperti pembayaran royalty secara rutin baik yang berkenaan maupun yang tidak dengan tingkat penjualan yang berhasil dicapainya.
Keberhasilan franchising adalah bergantung pada kerja keras dari franchisee dan nilai yang ditambahkan oleh franchisor. Franchisor dapat membuat uang dalam berbagai cara termasuk:
à        menjual franchise kepada franchisee,
à        menjual perlengkapan ke franchisee,
à        mengumpulkan persentase penjualan,
à        perusahaan menyediakan pelatihan khusus / bahan.

JENISJENIS  FRANCHISING

dapat dibagi menjadi dua yaitu :

Waralaba luar negeri/asing adalah waralaba yang berasal dari luar negeri, jenis waraaba ini cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi. Contohnya : McDonald’s, Kentucky Fried Chicken, Bread Talk, Starbucks, Pizza Hut, dll.
Waralaba dalam negeri adalah waralaba yang berasal dari dalam negeri, jenis wara laba ini juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.contoh wara laba local : Primagama, Alfamart, Martha Tilaar, Roti Buana, Edward Forrer, Bogasari Baking Center dan berbagai nama lainnya.

TIPE – TIPE  FRANCHISING (waralaba)

        Dalam praktek pelaksanaannya, dapat dijumpai beberapa tipe franchising, yaitu :

trade name franchising ~ dalam tipe ini franchisee memperoleh hak untuk memproduksi, sebagai contoh, PT. Great River memiliki hak untuk memproduksi pakaian dalam Triumph dengan lisensi dari jerman.
Product distribution franchising~ Dalam tipe ini, franchisee memperoleh hak untuk distribusi di wilayah tertentu, misalnya soft drink, cosmetics.
pure franchising/ bisiness format~ dalam tipe ini franchisee memperoleh hak sepenuhnya, mulai dari trademark, penjualan, peralatan, metode operasi, strategi pemasaran, bantuan manajemen dan teknik, pengendalian kualitas, dan lain-lain. Contohnya adalah restaurant, fash food, pendidikan, dan konsultan.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN FRANCHISING

            Keuntungan memasuki pasar internasional dengan bisnis , adalah pengalaman dan factor sukses, bantuan keuangan dari franchising, brand nama dan reputasi, bisnis sudah terbangun, terdapat standar mutu, biaya produksi rendah, kesiapan manajemen, bantuan manajeman dan teknik, frofit lebih tonggi, perlindungan wilayah, memperoleh manfaat market research dan product development, resiko gagal kecil, franchisor memberikan banyak bantuan, kepada franchisee.
Kerugian-kerugian franchising adalah program latihan franchisor terkadang jauh dari harapan dan franchisor hanya sedikit memberikan kebebasan.

BIAYA WARALABA

 Biaya waralaba meliputi:

Ongkos awal ~ dimulai dari Rp. 10 juta hingga Rp. 1 miliar. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI.

Ongkos royalti ~ dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Besarnya ongkos royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kotor. Ongkos royalti yang layak adalah 10 persen. Lebih dari 10 persen biasanya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.

KESIMPULAN
 
Bentuk franchise ini merupakan bisnis instant yang sangat banyak diminati oleh pengusaha Indonesia karena pasar yang sudah tersedia serta beberapa keuntungan dari bentuk franchise itu sendiri seperti bantuan manajerial dan operasional yang diberikan oleh franchisor. Bisnis franchise makanan mempunyai ciri khusus dari produknya sehingga dapat lebih bertahan dari ancaman pasar.
Kelas sosial tidak menjadi penghambat bagi keberhasilan pertumbuhan bisnis franchise makanan karena bisnis franchise makanan sudah membagi sendiri segmen pasarnya. Yang menjadi penghambat majunya pertumbuhan bisnis franchise makanan di Indonesia adalah kemampuan manajerial yang rendah, lalai atau kurang komitmen. Walaupun franchisor memberikan bantuan pengelolaan namun statusnya sebagai konsultan sedangkan franchisee sebagai pelaksana yang dituntut kerja keras.

Read More... …

Perkembangan Bisnis Online


Apa sih BISNIS ONLINE itu ??

           Dijaman yang serba modern dan instan ini banyak sekali orang lebih banyak menggunakan sosial network untuk berbagai macam kegiatan. Dampaknya ada yang negatif ada pula yang positif. Dari sekian banyak aktifitas di social network salah satu yang digemari oleh para pengguna internet yaitu bisnis online. Mungkin sudah banyak yang tahu apa itu bisnis online, namun ada juga mungkin yang masih belum tahu tentang bisnis online ini. Bisnis online juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari. Bedanya bisnis online disini adalah segala kegiatan bisnis yang dilakukan secara online dengan menggunakan media internet.
Para remaja hari - hari ini banyak sekali yang menyalurkan ide nya di bisnis online. Berbagai macam bisa di uangkan bila kita tekun komitmen di bisnis online ini. Ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Misalnya saja kalian bisa menjual pakaian, sepatu, aksesoris, dan lain -lain yang menarik. Walaupun masih kecil - kecilan itu sudah bisa dikatakan sebagai bisnis online.
Tetapi kita pun tidak harus memiliki produk sendiri untuk dapat menjalankan bisnis online ini. Kita dapat menjalankan bisnis ini dengan menjualkan produk orang lain dan akan mendapatkan komisi dari tiap penjualan produk tersebut.
Ada banyak sekali yah produk di internet yang bisa kalian jual, kebanyakan berupa produk digital seperti ebook, software, video, dengan besarnya komisi yang bervariasi. Biasanya komisi penjualan ini besarnya antara 30-70 %. Dalam bisnis online yang namanya menjualkan produk orang untuk mendapatkan komisi inilah dikenal dengan istilah affiliate marketing.
Bahkan ada beberapa tempat di internet yang dapat memberikan kita uang tanpa kita harus menjual produk apa pun. Contohnya kita bisa mendapatkan uang dari situs-situs survei online. Hanya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam sebuah survei kita bisa mendapatkan uang. Contoh lainnya lagi adalah kita bisa mendapatkan uang hanya dengan melakukan klik iklan. Penting diingat segala macam alat dan situs web di internet seperti Facebook, Twitter, atau blog tak lebih sebagai sebuah sarana. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana anda mampu mengoptimalkannya sehingga mampu melayani pelanggan anda sebaik mungkin dan membuat bisnis anda terus melaju kencang.
Mungkin beberapa penjelasan diatas dapat memberikan sedikit gambaran mengenai bisnis online itu. 


Setelah kita mengerti apa itu bisnis online, kitapun seharusnya tahu tentang perkembangan dari bisnis online yang kita akan jalankan. itu wajib hukumya :P hehe ..

Perkembangan BISNIS ONLINE 

     Bisnis online ini terbukti sangat berkembang secara luar biasa. Bisa dilihat dari banyaknya bisnis online yang lahir , berkembang dan beroperasi di dunia maya ini.
Bagaimana untuk tahun 2011 ?? sebenernya tidak jauh berbeda, bisnis online ini akan sangat menjanjikan Fase pertumbuhan bisnis internet,   khususnya  di Indonesia, masih akan terus menanjak. Jumlah pengguna internet yang terus meningkat itu yang sangat membantu pertumbuhan bisnis online.
Di sisi lain, kita lihat juga munculnya sejumlah marketplace di Indonesia. Ini juga akan sangat mendukung  pertumbuhan Bisnis Internet di Indonesia. Juga ada sejumlah pihak dengan bermodal besar mulai memasuki bisnis internet. Sejumlah situs web baru dengan beragam layanan dan positioning juga ikut menyemarakkan internet. Dunia internet  Indonesia kian meriah.
Belum lagi para raksasa internet dunia yang terus mencoba mempertahankan dominasinya dan terus melakukan ekspansi bisnis, tak terkecuali di Indonesia.
 Apakah ini artinya kian tertutup peluang bisnis bagi yang mempunyai modal minim atau bahkan dengan kemampuan internet yang seadanya?
Saya jawab TIDAK! Bisnis internet ini tetap terbuka buat semua kalangan. Siapapun berhak dan BISA sukses di internet, tak peduli apapun latar belakang anda.
Ini bukan soal besar atau kecil modal anda, tapi tinggal seberapa jauh anda paham bagaimana membangun bisnis internet. bagaimana mengenali iklim bisnis internet, dan persisten berjuang di dalamnya. 
Ada beberapa strategi bisnis online 2011. Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait perubahan internet yang kian dinamis.
 
  • Facebook dan Google masih menjadi trend setter (sekaligus saling berebut pengaruh) yang ikut menentukan wajah internet di masa depan. Terlihat sejak tahun lalu, bagaimana kedua raksasa tersebut saling berlomba mengeluarkan produk/fitur barunya untuk saling merebut pangsa pasar masing-masing.
  •  Transaksi online semakin menggembirakan. Kepercayaan masyarakat terhadap transaksi internet semakin baik. Masyarakat kian terbuka dan nyaman untuk bertransaksi melalui internet. Dukungan berbagai saluran transaksi keuangan online akan memudahkan pengguna internet.
    Mari kita jaga bersama-sama iklim ini dengan menjadikan internet sebagai tempat yang nyaman dan aman buat kita semua. Jauhi hal-hal tidak baik dan merugikan perkembangan bisnis internet.
  • Masyarakat makin cerdas. Pengguna internet makin cerdas dalam melihat berbagai penawaran di internet. Mereka bisa memilah dan memilih mana yang terbaik buat diri mereka.
  • Akses internet lewat handphone. Pengakses internet lewat handphone akan semakin besar dan bukan tak mungkin nantinya akan melebihi jumlah pengakses lewat komputer.

 Fenomena di atas akan ikut mewarnai perjalanan bisnis internet tahun depan. Namun, tak perlu ragu untuk segera terjun ke bisnis internet. Pasar besar di internet menanti anda. Niche-niche baru juga terus bermunculan sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Bagaimana memulai BISNIS ONLINE ??
          Sebenarnya sangat mudah sekali, ada tiga tahapan untuk memulai bisnis ini atau biasa disebut dengan Formula bisnis, yaitu dengan menyiapkan produk ataupun jasa, membuat situs web nya dan yang terakhir melakukan promosi yang tiada henti. Sering kali pebisnis internet pemula mudah menyerah pada tahap promosi, karena hasil yang diinginkan atau target yang ingin dicapai belum memuaskan. Memiliki bisnis online itu bagus, karena dia bisa memberi kalian kemakmuran dengan persiapan yang cukup mudah. Tapi faktanya, jika Anda tidak menggunakan strategi marketing yang baik dan teruji, maka bisnis online yang Anda miliki bisa menguap tak bersisa. Dan dia akan hilang selamanya.

solusinya?
Miliki marketing strategy yang solid. Strategi marketing yang kokoh bukan saja akan menyelamatkan bisnis anda, namun juga akan membawa bisnis anda mengalami pertumbuhan yang dahsyat.

1.      Pertajam marketing di social media ~ Karena social media masih memegang peran penting di tahun 2012 nanti. Banyak pengguna akan betah berlama-lama di social media untuk berinteraksi. Sebagai marketer, anda perlu mempertajam aktivitas marketing anda serta melakukan analisa secara mendalam.
Sehingga dari sana anda tahu siapa dan seperti apa pelanggan bisnis anda, anda juga bisa tahu apa  saja yang diinginkan konsumen dan bagaimana menyelaraskannya dengan bisnis internet anda.

2.      Integrasikan saluran marketing anda ~ Hendaknya berbagai macam saluran marketing anda terintegrasi. Ini akan membantu anda dalam mengenali kebiasaan para konsumen, sehingga anda bisa melayani mereka dengan lebih baik.

3.      Tingkatkan prospek berkualitas ~ Cari dan temukan prospek berkualitas.  Fokuskan aktivitas marketing anda pada prospek jenis ini sebab akan membantu peningkatan konversi penjualan anda.

4.      Rambah bisnis baru ~ Di internet, masih sangat banyak “lahan kosong” yang tak tergarap dengan baik. Kejelian dan kepekaan anda dalam menangkap peluang bisnis baru, bisa menjadi lahan subur yang menghasilkan banyak keuntungan.

Sumber : http://www.jokosusilo.com/2010/12/26/bagaimana-perkembangan-bisnis-internet-2011/
    Read More... …

    Rabu, 16 November 2011

    Rangkuman Manajemen dari Ricky W. Griffin

    BAB 1
    MANAJEMEN dan TUGAS MANAJER

    Pengantar Manajemen

    Pengantar manajemen ialah suatu rangkaian aktivitas (termasuk perencanaan dan pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengadilan) yang di arahkan pada sumber-sumber daya organisasi (manusia, financial, dan informasi) untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien.

    EFISIEN   : menggunakan sumber-sumber daya secara bijaksana dan dengan cara yang
             hemat biaya.
    EFEKTIF    : Membuat keputusan yang tepat dan mengimplementasikannya dengan sukses.
    MANAJER : Seseorang yang tanggung jawab utamanya adalah melaksanakan proses
              manajemen.

    Proses manajemen, melibatkan empat aktifitas dasar yaitu perencanaan dan pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian. Walau terdapat logika mendasar untuk mendeskripsikan ke empat aktifitas tersebut secara berurutan (seperti yang ditunjukan oleh garis panah tebal ), kebanyakan dari manajer terlibat dalam lebih dari satu aktifitas pada waktu yang bersamaan dan sering kali berganti aktifitas secara tidak terduga (seperti yang ditunjukan oleh garis panah yang terputus-putus)

    Perencanaan dan pengambilan keputusan
    Menetapkan tujuan organisasi dan bagaimana cara terbaik untuk mencapainya
    Pengorganisasian
    Menentukan bagaimana cara terbaik untuk mengelompokan aktifitas dan sumber daya

    Kepemimpinan
    Memotivasi anggota organisasi untuk bekerja bagi kepentingan organisasi
    Pengendalian
    Memonitor dan memperbaiki aktifitas yang berlangsung untuk memastikan pencapaian tujuan
    `

    Jenis – Jenis manajer

    1.  Mengelola pada berbagai Tingkat yang berbeda dalam organisasi
    Manajer dapat dibedakan menurut tingkatan mereka dalam organisasi. Walaupun organisasi besar biasanya memiliki beberapa tingkat manajemen (level of management) pandangan yang paling umum menyebutkan 3 tingkat yang mendasar manajer puncak, manajer menengah (atau manajer madya) dan manajer lini pertama.

    a.    Manajer puncak ~ Merupakan kelompok kecil eksekutif yang mengelola keseluruhan organisasi. Jabatan yang berada dalam kelompok ini termasuk presiden, wakil presiden, dan CEO (chief executive officer). Manajer puncak menciptakan tujuan organisasi, strategi keseluruhan, dan kebijakan operasional. Pekerjaan dari seorang manajer puncak sangat kompleks dan bervariasi.
    b.    Manajer tengah ~ Merupakan kelompok manajer yang paling banyak dalam sebagian besar organisasi. Jabatan manajer menengah umumnya termasuk manajer pabrik, manajer operasional, dan kepala divisi. Manajer menengah terutama bertanggung jawab untuk mengimpletasikan kebijakan dan rencana yang dikembangkan oleh manajer puncak serta untuk mengevaluasi (supervise)dan mengkoordinasi aktivitas – aktivitas dari manajer tingkat yang lebih rendah.
    c.    Manajer lini pertama ~ Mengawasi dan mengkoordinasikan aktifitas karyawan . Jabatan yang biasa disandang oleh manajer lini pertama adalah penyelia, coordinator, dan manajer kantor. Posisi manajemen seperti inilah yang sering pertama kali dipegang oleh karyawan yang memasuki manajemen dari tingkat personil operasional dibandingkan dengan manajer puncak dan manajer tengah. Manajer lini pertama biasanya menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan mengawasi pekerjaan bawahannya.

    2.  Mengelola pada bidang yang berbeda dalam organisasi
    Terlepas dari tingkatan mereka, manajer dapat bekerja pada berbagai bidang dalam suatu organisasi. Pada suatu perusahaan tertentu, sebagai contoh, bidang manajemen (areas of management) dapat mencakup pemasaran, keuangan, operasional, sumber daya manusia, administrasi dan bidang lainnya.

    a.    Manajer pemasaran ~ Bekerja dibidang yang berhubungan dengan fungsi pemasaran. Berusaha mendapatkan konsumen dank lien untuk membeli produk dan jasa organisasi.
    b.    Manajer keuangan ~ Berurusan terutama dengan sumber daya keuangan suatu organisasi. Mereka bertanggung jawab untuk aktifitas – aktifitas seperti akutansi, manajemen kas, dan investasi.
    c.    Manajer Operasional ~ Berurusan dengan penciptaan dan pengelolaan system yang menciptakan produk dan jasa perusahaan. Tanggung jawab utama dari manajer operasional termasuk pengendalian produksi, pengendalian persediaan, pengendalian kualitas, tata letak pabrik, dan pemilihan lokasi.
    d.    Manajer Sumber Daya Manusia ~ Bertanggung jawab untuk menerima dan mengembangkan pegawai. Mereka biasanya menangani perencanaan sumber daya manusia, penerimaan dan pemlihan karyawan, pelatihan dan pengembangan, perancangan system kompensasi dan tunjangan, merumuskan system penilaian kinerja, dan dan mengeluarkan pegawai yang tidak bekerja dengan baik atau pegawai yang bermasalah.
    e.    Manajer Administrasi ~ manajer umum tidak berkaitan dengan keterampilan manajemen tertentu. Cenderung bersifat umum; mereka lebih akrab dengan semua bidang manajemen dari pada berspesialisasi dalam satu bidang.
    f.    Jenis manajer lainnya ~ Manajer penelitian dan pengembangan mengkoordinasikan aktifitas –aktifitas para peneliti dan insinyur yang bekerja dalam suatu proyek pengetahuan pada organisasi seperti Monsanto Company, NASA dan merek dan CO.

    Peran dan Keahlian manajerial dasar

    Peran – peran ini dapat dibagi ke dalam 3 katagori dasar : Interpersonal pembawa informasi (informational) dan pengambil keputusan (Decisional).

    Peran interpersonal :  terdapat 3 peran interpersonal yang melekat pada pekerjaan manajer. Pertama manajer sering kali diminta untuk berfungsi sebagai kepala figure (figurehead), mengajak tamu untuk makan malam, menghadiri upacara pemotongan pita, dan acara lain yang sejenis. Aktifitas ini lebih bersifat seremonial dan simbolik dari pada aktifitas substantive. Manajer juga diminta untuk berperan sebagai pemimpin 9leader) merekrut, melatih, dan memotovasi karyawan.
    Keahlian Manajerial : sebagai tambahan untuk memenuhi sejumlah peran, manajer
    juga memerlukan sejumlah keahlian khusus jika mereka ingin berhasil. Keahlian manajemen yang paling utama adalah keahlian teknis, interpersonal, konseptual, diagnostic, komunikasi, pengambilan keputusan, dan manajemen waktu.
    a.    Keahlian Teknis ~ keahlian teknis ( technical skills) adalah keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan atau memahamijenis kerja tertentuyang dilaksanakan dalam suatu organisasi. Keterampilan teknis sangat penting terutama untuk manajer lini-pertama.
    b.    Keahlian interpersonal ~ manajer menghabiskan banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang baik didalam maupun diluar organisasi. Untuk alas an yang jelas, kemudian manajer juga memerlukan keahlian ( interpersonal skills), kemampuan untuk memahami, memotivasi, dan berkomunikasi  dengan individu maupun kelompok.



    Sifat dari pekerjaan manajerial

    A.  Pengetahuan dan sifat manajemen : Dengan kompleksitas yang melekat pada pekerjaan manajer, terdapat suatu pertanyaan yang beralasan mengenai apakah manajemen merupakan suatu pengetahuan atau suatu seni. Kenyataannya , manajemen yang efektif merupakan kombinasi dari pengetahuan dan seni. Dan eksekutif yang berhasil mengakui pentingnya mengkombinasikan pengetahuan dan seni dari manajemen ketika mereka memperaktikkan pekerjaan mereka. Infotek manajemen menjelaskan bagaimana perdagangan elektronik menjadi semakin penting bagi manajer puncak untuk mengakui peran dari pengetahuan dan seni dalam melakukan pekerjaan mereka. Pengatahuan manajemen : Banyak masalah manajemen dapat diselesaikan dengan cara yang rasional, logis, objektif, dan sistematis. Manajer dapat mengumpulkan data, fakta dan informasi yang objektif. Mereka dapat menggunakan model kuantitatif dan teknik pengambilan keputusan agar sampai pada keputusan yang “Benar”. Dan mereka perlu untuk mengambil pendekatan berdasarkan pengetahuanuntuk memecahkan masalah, kapanpun memungkinkan, terutama jika mereka berurusan dengan masalah yang relatif rutin dan langsung.  

    B.    Menjadi seorang manajer : Bagaimana seseorang memperoleh keahlian yang diperlukan untuk mengkombinasikan pengetahuan dan seni manajemen dan kemudian menjadi seorang manajer yang sukses ?
    Walaupun terdapat banyak jenis manajer, langkah yang paling umum meliputi suatu kombinasi dari pendidikan dan pengalaman.

    Lingkup Manajemen

                Tentu saja kelompok manapun dengan dua atau lebih orang bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan dan memiliki sumber daya manusia, fisik, finansial, atau informasi memerlukan praktik manajemen.

    Menegelola dalam Organisasi yang mencari laba
    Perusahan besar kebanyakan yang kita ketahui mengenai manajemen datang dari perusahaan besar yang mencari laba karena keberadaan mereka bergantung pada efisiensi dan efektifitas. Contoh perusahaan besar termasuk perusahaan industri,  seperti :
    ~ Usaha kecil dan menengah
    ~ Manajemen internasional




                Mengelola Organisasi Nirlaba

    Tujuan yang tidak berwujud seperti pendidikan, pelayanan sosial, perlindungan publik dan rekreasi sering merupakan tujuan utama dari organisasi nirlaba.
    ~ Organisasi Pemerintah : meliputi federal Trade Commission The Environmental Protection Agency, The National Science Foundation, seluruh elemen dari militer, departemen jalan raya, dan system penjara federal dan penjara Negara bagian , organisasi pemerintahan tersebut didanai pajak dan para politisi serta berbagai kelompok masyarakat sangat sensitif terhadap efisiensi dan efektivitas organisasi – organisasi tersebut.
    ~ Organisasi Pendidikan : Sekolah negeri dan swasta, akademi dan universitas didirikan dengan memanfaatkan penggunaan semua sumber daya yang efisien.
    ~ Fasilitas Kesehatan : mengelola fasilitas kesehatan sperti klinik, rumah sakit, dan HMOs (health maintance organizations) sekarang di anggap sebagai bidang manajemen yang terpisah.
    ~ Manajemen dalam organisasi nontradisonal : Manajemen yang baik juga diperlukan dalam organisasi nontradisonal untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Singkatnya seperti yang telah kita bahas di awal bab manajemen dan manajer telah mempengaruhi kita semua.


    IMPLIKASI MANAJEMEN

                Manajemen dapat diterapkan disemua organisasi. Oleh karena itu, ketika seorang manajer meninggalkan pekerjaannya dan pergi kepertemuan mingguan kelompok gereja, pertemuan liga sepak bola anak-anak, atau melakukan pekerjaan social dalam suatu kampanye politik, dia harus ingat bahwa banyak fungsi yang digunakan di dalam suatu bisnis dan dapat juga digunakan didalam organisasi lainnya. Dan sementara setiap organisasi memiliki visi dan tujuan yang unik, manajemen yang efektif membantu setiap organisasi dengan cara yang lebih baik untuk mencapai tujuan tersebut dan secara sukses merealisasikan misinya. 



     


     dari buku Manajemen jilid satu Ricky W. Griffin , penerbit ERLANGGA .










    Read More... …

    Rabu, 09 November 2011

    MANAJEMENT

    KOORDINASI
    DAN
    RENTANG MANAJEMEN

    sebuah proses pengintegrasian (penyatuan) tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada suatu satuan yang terpisah. Dengan membuat organisasi untuk mencapai tujuan dengan cara yang efisien.

    Kebutuhan koordinasi
    Untuk dapat melihat kemampuan seorang manajer sebagai pemimpin ( atasan ) dalam  melakukan koordinasi dilihat dari besar kecilnya jumlah bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya, yang dikenal sebagai rentang manajemen. Koordinasi dibutuhkan sekali oleh para karyawannya,sebab tanpa koordinasi setiap karyawan tidak mempunyai pegangan mana yang harus diikuti, sehingga akan merugikan organisasi itu sendiri.
    Terdapat 3 (tiga) macam saling ketergantungan di antara satuan-satuan organisasi seperti diungkapkan oleh James D. Thompson yaitu:
     1. Saling ketergantungan yang menyatu : Bila satuan-satuan organisasi tidak saling tergantung satu dengan yang lain dalam melaksanakan kegiatan harian tetapi tergantung pada pelaksanaan kerja setiap satuan yang memuaskan untuk suatu hasil akhir.
    2. Saling ketergantungan yang berurutan : Dimana suatu satuan organisasi harus melakukan pekerjaannya terlebih dulu sebelumsatuan yang lain dapat bekerja.
    3. Saling ketergantungan timbal balik : Merupakan hubungan member dan menerima antarsatuan organisasi. Ketiga hubungan saling ketergantungan ini dapat digambarkanseperti terlihat pada diagram berikut ini.


    Mekanisme-mekanisme pengkoordinasian dasar
    1.  Hirarki manajerial.
    Rantai perintah, aliran informasi dan kerja, wewenag formal, hubungan tanggung jawab dan akuntanbilitas yang jelas dapat menumbuhkan integrasi bila dirumuskan secara jelas serta dilaksanakan dengan pengarahan yang tepat.
    2.  Aturan dan prosedur
    adalah keputusan-keputusan manajerial yang dibuat untuk manangani kejadian-kejadian rutin, sehingga dapat juga menjadi peralatan yang efisien untuk koordinasi dan pengawasan rutin.
    3.  Rencana dan penetapan tujuan
    Pengembangan rencana dan tujuan dapat digunakan untuk pengkoordinasian melalui pengarahan seluruh satuan organisasi terhadap sasaran-sasaran yang sama. Ini diperlukan untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan satuan-satuan organisasi

    Meningkatkan koordinasi potensial
    Meningkatkan koordinasi potensial menjadi diperlukan bila bermacam-macam satuan organisasi menjadi saling tergantung dan lebih luas dalam ukuran dan fungsi.  Koordinasi ini dapat di tingkatkan melalui dua cara, yaitu :
    1. Sistem informasi vertikal.
    Adalah peralatan melalui mana data disalurkan melewati tingkatan-tingkatan organisasi. Komunikasi dapat terjadi di dalam atau di luar rantai perintah. Sistem informasi manajemen telah dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan seperti pemasaran, keuangan, produksi, dan operasi-operasi internasional untuk meningkatkan informasi yang tersedia bagi perencanaan, koordinasi, dan pengawasan.
    2.  Hubungan-hubungan lateral (harizontal).
    Melalui pemotongan rantai perintah, hubungan-hubungan lateral membiarkan informasi dipertukarkan dan keputusan dibuat pada tingkat hirarki dimana informasi yang dibutuhkan ada.
    Pengurangan kebutuhan akan koordinasi
    Dalam beberapa situasi adalah tidak efisien untuk mengembangkan cara pengkoordinasian tambahan. Ini dapat dilakukan dengan penyediaan tambahan smber daya-sumber daya untuk satuan-satuan organisasi atau penglompokan kembali satuan-satuan organisasi agar tugas-tugas dapat berdiri sendiri.
    1. Penciptaan sumber daya-sumber daya tambahan.
    Sumber daya-sumber daya tambahan memberikan kelonggaran bagi satuan-satuan kerja. Penambahan tenaga kerja, bahan baku atau waktu, tugas diperingan dan masalah-masalah yang timbul berkurang.
    2.  Penciptaan tugas-tugas yang dapat berdiri sendiri.
    Teknik ini mengurangi kebutuhan koordinasi dengan mengubah karakter satuan-satuan organisasi. Kelompok tugas yang dapat berdiri sendiri diserahi suatu tanggung jawab penuh salah satu organisasi operasi (perusahaan).
    Rentang manajemen
    Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan. Rentang manajemen juga dapat berarti jumlah bawahan yang secara langsung memberikan laporan kepada seorang manajer tertentu.
    Rentang manajemen sering disebut dengan istilah span of control, span of authority, span of attention, atau span of supervision.
    Rentang manajemen dan koordinasi adalah saling berhubungan erat; ada anggapan semakin besar jumlah rentangan semakin sulit untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif.





    Beberapa jumlah rentangan yang ideal
    Ada dua alasan utama penentuan rentang yang tepat:
    1. Rentang manajemen mempengaruhi penggunaan efisien dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka.
    2.    Ada hubungan antara rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur organisasi. Semakin sempit rentang manajemen, struktur organisasi akan berbentuk “tall” dengan banyak tingkat pengawasan dengan manajemen puncak dan tingkat paling rendah.
    para penulis manajemen bermaksud menemukan jumlah yang pasti tentang rentangan manajemen ideal, tetapi tidak ada jumlah yang mutlak dapat ditentukan, karena hal ini tergantung pada banyaknya variabel, seperti besarnya organisasi, teknologi, spesialisasi, kegiatan-kegiatan rutin, tingkatan manajemen dan sifat-sifat pekerjaan lainnya. organisasi jadi terlalu tinggi dan berjenjang sehingga efiktifitas manajer ditiap tingkatan akan terpengaruh.
    Jika anak buah merasa frustasi dan ada kecurangan maka dapat disimpulkan bahwa rentang organisasi terlalu lebar, jadi tak effisien dan banyak tenaga yang tak termanfaatkan dengan baik.

    Rentang manajemen dan tingkatan organisasional
    Pendekatan Graicunas
    Dalam memilih suatu rentangan, manajer harus mempertimbangkan tidak hanya hubungan satu dengan satu secara langsung dengan bawahan yang diawasi tetapi juga hubungan mereka dengan bawahan dalam kelompok dua atau lebih.
    Rumus: R=n{2(n-1)+(n-1)}
    dalam hal ini:
    * R : jumlah hubungan
     * n  : jumlah bawahan



    Pilihan dalam meningkatkan
    jumlah karyawan
             Rentang manajemen naik
             Hirarki tingkatan manajemen naik
             Kombinasi keduanya




    Read More... …

    Ilmu Budaya Dasar


    MANUSIA DAN KEADILAN

    A.  Pengertian KEADILAN
    Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda.
    Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
    Keadilan menurut pendapat Socrates yang memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
    Keadilan menurut pendapat Kong Hu Cu terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing – masing telah melaksakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau di sepakati.
    Lain lagi Keadilan menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
    Keadilan menurut kami sendiri adalah suatu tindakan manusia yang dilandasi oleh kebenaran, dan kebenaran itu diperjuangkan oleh manusia tersebut. Dapat disimpulkan juga keadilan adalah sebagai titik tengah kebenaran yang dilandasi dengan kebaikan.
    Keadilan memberikan makna kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan. Dan juga tidak memihak kepada siapapuun. Dalam hidup dan kehidupan, setiap manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya, melakukan hal yang tidak adil. Bagi orang yang berbuat adil, ia adalah orang yang bijaksana.

    B.  Keadilan Sosial
                Bila kita berbicara tentang keadilan, maka tentu saja kita akan ingat akan dasar Negara kita yaitu ialah Pancasila. Sila kelima pancasila, berbunyi : “Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.”
    Ada prinsip Kesejahteraan sebagai salah satu dasar ngara, di dalam dokumen lahirnya pancasila yang di usulkan oleh Bung Karno. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip “tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka”. Nampaknya ada pembaruan pengertian kesejahteraan dan keadilan dari usul dan penjelasan itu.
              Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia” menulis sebagai berikut “keadilan social adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur.” Selanjutnya di uraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya bahwa cita-cita kedilan social dalam bidang ekonomi ialah dapat mencapai kemakmuran yang merata. Langkah-langkah menuju kemakmuran yang merata diuraikan secara terperinci.

                Panitia ad-hoc majelis permusyawaratan rakyat (MPR) sementara pada tahun 1966 memberikan perumusan sebagai berikut :
    “Sila keadilan social mengandung prinsip bahwa setiap orang di Indonesia akan mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hokum, politik, ekonomi dan kebudayaan”.

                 Dalam ketetapan MPR RI No.11/MPR/1978 tentang pedoman penghayatan dan pengalaman pancasila (ekaprasetia pancakarsa) dicantumkan ketentuan sebagai berikut : “Dengan sila keaadilan social bagi seluruh rakyat Indonesiaa manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan social dalam kehidupan masyarakat Indonesia”.
                 Selanjutnya untuk dapat mewujudkan suatu keadilan social itu, perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk yaitu :
    1.     Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
    2.    Sikap adil terhadap sesame, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
    3.    Sikap suka member pertolongan kepada orang yang memerlukan
    4.    Sikap suka berkerja keras
    5.    Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

    Asas yang menuju dan terciptanya keadilan social itu akan dituangkan ke dalam berbagai langkah dan kegiatan, melalui delapan jalur pemerataan, yaitu :
    1.     Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak, khusunya pangan, sandang dan perumahan.
    2.    Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan
    3.    Pembagian pendapatan
    4.    Kesempatan kerja
    5.    Kesempatan berusaha
    6.    Kesempataan berpartisipasi dalam pembangunan, khusunya bagi generasi muda dan kaum wanita
    7.    Penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air
    8.    Kesempatan memperoleh keadilan

    Keadilan dan ketidakadilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan / ketidakadilan setiap hari. Oleh karena itu keadilan dan ketidakadilan, menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti drama, puisi, novel, music dan lain-lain.



    C.Berbagai macam keadilan
    1.  Keadilan Legal atau Moral
     Ialah keadilan itu berasal dari dalam jiwa manusia sendiri.

    2.  Keadilan Distributif
    Keadilan dapat terlaksana jika adanya suatu bukti yang membenarkan.

    3.  Keadilan Komunikatif
    Keadilan yang bertujuan untuk menjaga komunikasi dan ketertiban agar terciptanya kesejahteraan dalam hidup bermasyarakat.

    D.  KEJUJURAN
    Kejujuran adalah sikap yang diambil dari dalam nurani hati manusia, sesuatu dapat dikatakan jujur, jika orang berbicara dengan benar dan dengan fakta yang didasarkan oleh hati nurani manusia tersebut.
    Pada hakekatnya jujur dilandasi oleh sikap dan kesadaran yang berdasarkan oleh pengakuan kebenaran. Dan dalam ajaran agama islam di perjelas bagi muslim untuk bersikap jujur, karena sikap jujur dapat menjadikan manusia tersebut mulia, dan dapat menjadi contoh untuk yang lainnya.

    E.    KECURANGAN
    Kecurangan ialah perbuatan yang tidak terpuji bagi manusia, dikarenakan dapat merugikan orang lain dan hanya menguntungkan dirinya sendiri.  Kecurangan pada dasarnya merupakan penyakit hati yang dapat menjadikan orang tersebut menjadi serakah, tamak, rakus, iri hati, matrealistis serta sulit untuk membedakan antara hitam dan putih lagi dan mengkesampingkan nurani dan sisi moralitas. Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain :
    1.  Faktor ekonomi : Setiap orang berhak hidup layak dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan semu tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
    2.   Faktor Peradaban dan Kebudayaan : sangat mempengaruhi dari sikap dan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hampir pada setiap individu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.
    3.   Teknis : Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
    4.   Dan lain sebagainya : Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena keduanya sangat bertolak belakang dan berseberangan.

    F. Pemulihan nama baik
    Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya.
    Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin, dan lain sebagainya.
    Untuk memulihkan nama baik, manusia harus tobat atau minta maaf tidak hanya dibibir saja, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat budi darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepada sesama makhluk hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang, tanpa pamrih, takwa kepada Tuhan dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan selalu memupuk budi luhur.

    G.  PEMBALASAN
    Pembalasan adalah membalas perbuatan orang lain yang pernah dilakukan kepada seseorang. Pembalasan adalah tindakan yang tidak terpuji, lebih baik menyadarkan kepada orang itu bahwa perbuatannya itu tidak baik.
    Pembalasan banyak disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya, Pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.
    Pada dasarnya, manusia adalah makhluk moral dan makhluk social. Dalam bergaul, manusia harus dapat mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar hak dan kewajiban manusia lain.
    Oleh karena itu, tiap manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itulah yang disebut dengan pembalasan.










    Sumber :Buku MKDU Ilmu Budaya Dasar Oleh : Widyo Nugroho, Achmad Muchji Penerbit Gunadarma,  http//sugiartha26.wordpress.com, http//www.blogtopsites.com
    Read More... …